fbpx
Yawme

Agar Kuliah Nggak Sekadar Kuliah

Bagikan Kebaikan:

Menjadi satu dari ribuan orang yang dipilih Allah untuk menduduki bangku kuliah seharusnya membuat kita bersyukur. Ditambah dengan gelar “mahasiswa” yang menandakan kita udah masuk ke level yang lebih bergengsi sebagai seorang siswa. Nah, kalo udah tau kedudukannya se-amazing itu, gimana sih wujud syukur yang seharusnya kita tampilkan?

Ketahui Apa Alasanmu Kuliah

Tanpa disadari, terkadang kita masih kuliah tanpa nyawa, alias berangkat-pulang saja. Ada yang kuliah pulang (kupu-kupu), kuliah rapat (kura-kura), atau kuliah dagang (kuda-kuda), tapi nggak tau kenapa harus melakukannya. Yang paling sedih, mencoba banyak hal seperti organisasi dan kepanitiaan tapi akhirnya akademik tak gemilang dan organisasi pun tak berjalan. Nah, maka dari itu kita harus menetapkan pilihan.

Kalau kamu seorang mahasiswa, kamu pasti punya preferensi sendiri tentang bagaimana menjalankan hidup dengan versi terbaik. Menjadi apa dan siapa saja adalah pilihan, dan kamu bebas menentukan tempat bertumbuh yang paling kamu suka. Tapi, yang terpenting adalah kamu paham betul ‘why’ kamu memilih untuk kuliah. Apa kamu sudah memaknai kuliah untuk menuntut ilmu di jalan Allah? Atau… sudahkah kamu menjadikan Allah sebagai alasan terbaik dari setiap perbuatan?

Baca Juga:  Makan Sahur, Seberapa Penting?

Berat Banget, Kok Sampai Ke Allah?

Bukan berat, tapi keren! Sekeren itu menuntut ilmu sampai Allah meninggikan derajat hamba-Nya yang menuntut ilmu. Di zaman Rasulullah SAW dulu pun nggak semua orang pergi berperang, ada orang-orang yang disisakan untuk menuntut ilmu. Bahkan, orang yang meninggal dalam perjalanan menuntut ilmu Allah dianggap sebagai syahid! Kerennya lagi, kata Ilmu (العلم) dalam Alquran disebutkan sampai 80 kali dan turunan dari kata ‘Ilm disebutkan ratusan kali. Ckck, kurang apa lagi agama kita dalam menghargai ilmu? Jadi, kita harus bangga dan nggak boleh ngeluh dalam menuntut ilmu.

Kalau kita udah sadar bahwa menjadi mahasiswa adalah kesempatan yang istimewa, sayang banget kalau semuanya nggak diniatkan untuk mencari keberkahan dari Allah. Jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan ini, jangan buang waktu sembarangan, apalagi menjadikan kuliah sebagai ajang cari jodoh. Nantinya, kita akan dimintai pertanggungjawaban, “Untuk apa masa muda kita dihabiskan?” dan kuliah adalah salah satu fase dari masa muda kita. Iya, kan?

Semata-mata Karena-Nya

Supaya bisa memanfaatkan masa ini dengan maksimal, pastiin dulu kalau niat kita udah tepat. Semata-mata untuk mencari ridha Allah. Niat ini menjadi bagian terpenting karena semua yang kita lakukan selalu dilihat dari niatnya. Niat itulah yang menyertai perjalanan di awal, tengah, hingga hasil akhir. Termasuk dalam pilihan selanjutnya, kalau kita mau mencoba aktif di suatu tempat, tanya diri sendiri, “Aku ikut ini nggak buat aku lupa sama Allah, kan?” juga “Apasih yang sebenarnya aku perjuangkan? Hak-hak Allah, kah?” Kalau jawabannya iya, lanjutkan!

Baca Juga:  3 Sunnah Biar Buka Puasa Lebih Berkah

Dengan menggenggam niat kuliah yang tepat, insyaAllah semua lelah akan Allah ringankan, karena lelah kita bukan sesuatu kesia-siaan. Pun ujian yang menghadang akan terasa mampu kita hadapi, apalagi kita harus yakin bahwa Allah nggak akan menguji manusia melewati batas kemampuannya. Dan ketika kita gagal atas perjuangan yang kita lakukan, ingatlah ada tiga jawaban doa: ya, sekarang; ya, nanti; ya, ada yang lebih baik bagimu.

Mulai sekarang, yuk sama-sama gantungkan pengharapan pada Allah, agar semua yang dilakukan adalah ibadah dan kuliah yang kita jalankan nggak sekadar kuliah!


Bagikan Kebaikan: