fbpx
Yawme

Kujaga Tubuhku Untuk-Nya

Bagikan Kebaikan:

Yawmate, menurutmu seberapa penting sih merawat diri? Apa merawat tubuh hanya cukup ketika ketemu teman-teman diluar? Bukankah tubuh kita adalah amanah dari Allah untuk kita?

Tapi, apa sih amanah itu?

Dalam bahasa Arab akar kata ‘amanah’ sama dengan kata ‘iman’ yaitu ‘amana’ yang berarti aman. Secara terminologi amanah berarti mengamankan titipan atau pinjaman dan mengembalikannya kepada sang pemilik dalam keadaan seperti semula.

Misalnya tubuh manusia, manusia hanya ‘dititipi’ oleh Allah. Dengan demikian manusia harus memelihara (mengamankan) tubuh agar tetap dalam keadaan baik, tentunya yang sesuai aturan-aturan Allah sampai dengan akhir hayat saat tubuh ini diambil kembali oleh Sang Pemilik.

Menjaga tubuh kita yakni dengan tidak melakukan sesuatu kecuali yang paling baik dan paling bermanfaat bagi diri kita. Rasulullah SAW pernah me-reminder kita, “Dari kesempurnaan Islam seseorang adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi, Malik dan Ahmad)

Sebagaimana jika kita punya barang yang baik dan berharga, pasti kita bakal mati-matian menjaganya agar tetap dalam kondisi baik, bukan? Begitupun kita dengan tubuh kita yang telah Allah beri.

Baca Juga:  Gen M : Youth in Faith" (Generasi Muslim: Pemuda dalam Iman)

Menjaganya dengan baik berarti juga ungkapan rasa syukur kita kepada Allah SWT loh! Sayangnya, masih banyak yang belum menjaga dan memelihara tubuhnya, seperti ia yang merokok dan meminum atau memakan zat yang merusak tubuhnya.

Atau ia yang tidak merawat tubuhnya hingga tidak nyaman dipandang dan membuat orang lain tidak nyaman bila berada didekatnya. Orang yang seperti ini sejatinya telah menyalahgunakan nikmat anggota tubuh yang telah dianugerahkan Allah pada dirinya.

Padahal tubuh kita harus senantiasa kita rawat, sebagaimana hadist, ”Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak yang harus kamu penuhi”. (HR. Bukhari Muslim)

Merawat tubuh juga tentang merawat komponen-komponennya. Tubuh kita terdapat tiga komponen, yaitu akal, jasad dan ruh. Khusus untuk jasad, kita jaga dengan makan makanan yang bergizi, rajin olah raga dan merawat kebersihan diri. Karena Allah nge-like tuh orang-orang yang bersih, sebagaimana firman-Nya, “Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (QS. At-Taubah: 108).

Bagi muslimah, selain melaksanakan amanah karunia tubuh sebagai wujud rasa syukur kita, menjaga diri berarti menjadi pembendaharaan yang baik bagi suami, sebagaimana hadist Rasul, “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri salihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan menaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud)

Baca Juga:  Hadits Arba'in #22 Jalan Menuju Surga

Poin kedua dari definisi shalihah Rasulullah adalah ‘bila dipandang akan menyenangkannya’, atau ‘nyaman dipandang’ yang artinya tidak perlu kulit selicin porselen dan seputih kapas ya! Kenyamanan untuk dipandang ini tentu berpengaruh terhadap kepercayaan diri kita, karena aura positif kita akan keluar, membantu performa kita untuk prima. Mau kan Yawmate?

Agar semakin menjadi muslimah modern yang taat, berdaya dan percaya diri, sekaligus istri yang shalihah, dambaan semua muslimah, bukan? Maka sudah sepatutnya kita menjaga amanah akan tubuh yang Allah titipkan kepada kita dengan merawat kebersihan tubuh kita, mengonsumsi makanan bergizi dan rajin berolahraga, jangan lupa niatkan untuk beribadah agar menjadi berkah.

Sumber : Buku “Beauty Under Cover For Muslimah” karya dr. Davrina Rianda, dan berbagai sumber.


Bagikan Kebaikan: