fbpx
Yawme

Produktivitas Bukan Hanya Soal Dunia

Bagikan Kebaikan:

Sadarkah kamu? Selain tubuh yang sehat, Allah juga memberikan jiwa atau ‘ruh’ kepada setiap manusia. Karena ruh-lah yang menjadikan kamu manusia dan menjadikan dirimu bernilai. Layaknya tubuh, ternyata ruh kita juga butuh asupan setiap saat. Wah, bagaimana asupannya? Tentunya dengan terus mendekat kepada Sang Pencipta ruh itu sendiri, Allah SWT.

Meskipun Allah tidak banyak memberi tahu tentang ruh (QS Al Isra: 85), tapi Allah memberi kita guidelines untuk memenuhi kebutuhan ruh kita masing-masing. Islam adalah satu-satunya agama yang memberi panduan untuk memberi nutrisi tubuh dan ruh, mulai dari aturan makanan halal-haram, salat lima waktu, hingga puasa Ramadan tiap tahunnya. Hebatnya, kita tetap bisa terlibat dalam kehidupan modern dengan asupan ruh yang seimbang. MasyaAllaah!

Dalam buku 7 Habits of Highly Effective People, Steve Covey mengatakan bahwa salah satu kebiasaan manusia yang efektif adalah merujuk pada tujuan akhir. Coba kamu bayangkan, bagaimana kamu ingin dikenal oleh orang-orang ketika kamu sudah meninggal? Kalau kamu ingin dikenal sebagai filantropis inspiratif, tentunya mulai sekarang kamu akan melakukan hal-hal yang membuatmu mendapat predikat itu. Dapat dikatakan, hidupmu bisa lebih terarah~

Baca Juga:  Muslimah Berkarya dari Rumah

Fokus Kepada Akhirat

Hmm… kamu yakin kan kalau setelah kita mati akan ada kehidupan akhirat? Di akhirat, kamu semua harus yakin bahwa Allah akan memberikan kamu imbalan sesuai dengan apa yang kamu kerjakan di dunia. Nah, tugasmu sekarang adalah memastikan bahwa segala produktivitas di dunia ini dilakukan untuk memaksimalkan imbalan di akhirat nanti. Ingin masuk surga atau neraka? Kamu lho yang menentukan!

Saat ini, banyak orang yang menganggap bahwa dunia ini kekal, dan berbicara ‘akhirat’ yang masih bersifat gaib adalah suatu kekonyolan. Namun, dengan menyadari bahwa akan ada akhirat, hari penghisaban, dan keabadian di surga atau neraka seharusnya menjadi motivasi yang besar bagi setiap muslim yang ingin menjadi pribadi yang produktif. Semoga kamu termasuk yang menyadari dan meyakini, ya!

Rasulullah SAW bersabda,

اَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ، وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ

Baca Juga:  4 Mitos Tentang Produktivitas

Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu).” (HR. At-Tirmidzi)

Hadits tersebut sangat berkaitan dengan muslim produktif. Bagaimanakah kamu menghabiskan hidup? Sesuaikah dengan syariat-Nya? Apakah kamu memperoleh harta dengan bekerja halal atau mencuri? Dan untuk hartamu dihabiskan? Apa yang kamu lakukan dengan segala ilmu yang kita pelajari di dunia? Kalau kamu ingin bisa menjawabnya dengan mudah, yuk kita persiapkan mulai sekarang!

Ketika kita fokus kepada akhirat, kita bisa produktif di banyak peran.
Sebagai pegawai, anak, pasangan, masyarakat, dan tentunya muslim yang produktif!


Bagikan Kebaikan:

Faizah Amhar